Pengelolaan Sampah Berbasis Masayarakat: Layakkah Secara Finansial? (Studi Kasus: Bank Sampah Rangga Mekar)

Nurul Iqamah Elza, Meti Ekayani, Ahyar Ismail

Abstract


Bank sampah merupakan salah satu skema pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang banyak terdapat di Kota Bogor. Keberadaan bank sampah dapat mereduksi sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan menyediakan insentif ekonomi bagi masyarakat yang menabung dan memilah sampah. Pada pelaksanaannya, sebagian besar bank sampah di Kota Bogor tidak dapat berkelanjutan. Kondisi tersebut diduga karena pengelolaan bank sampah masih bergantung pada subsidi dan dikelola secara sukarela oleh masyarakat sehingga tidak mampu menutupi biaya operasional ketika tidak ada subsidi dan masyarakat yang mau berpartisipasi secara sukarela. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bank sampah apabila dikelola secara mandiri tanpa subsidi dan tenaga kerjanya tidak sukarela. Bank Sampah Rangga Mekar dijadikan studi kasus karena merupakan salah satu bank sampah percontohan di Kota Bogor. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan, analisis R/C ratio dan analisis Break Event Point (BEP). Hasil analisis kelayakan menunjukkan agar dapat berkelanjutan, bank sampah harus mengelola minimal sampah anorganik sebanyak 59.055,82 kg/tahun dan minimal jumlah nasabah yaitu sebanyak 383 KK.


Keywords


Analisis kelayakan, ekonomi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, sampah rumah tangga

References


Ali SM, Pervaiz A, Afzal B, Hamid N, Yasmin A. 2014. Open dumping of municipal solid waste and its hazardous impacts on soil and vegetation diversity at waste dumping sites of Islamabad City. J King Saud Univ Sci. 26(1): 59-65. https://doi.org/10.1016/j.jksus.2013.08.00

Aprillia A. 2016. Household solid waste management in Jakarta, Indonesia: evaluation on human behaviour, economy, and GHG emissions. [disertasi]. Kyoto (JAP): Kyoto University.

[Bappeda Kota Bogor] Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor. 2014. Rancangan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Bogor 2015-2019. Bogor (ID).

[DLH Kota Bogor] Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor. 2018. Laporan jumlah Bank Sampah di Kota Bogor. Bogor (ID): Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor.

[DLH Kota Bogor] Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor. 2018. Laporan jumlah TPS 3R di Kota Bogor. Bogor (ID): Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor.

Dirjen Cipta Karya. 2017. Petunjuk teknis tempat pengelolaan Sampah (TPS) 3R. Jakarta (ID): Direktorat PPLP Ditjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum .

Hapsari DSA, Herumurti W. 2017. Laju timbulan dan komposisi sampah rumah tangga di Kecamatan Sukolilo Surabaya. J Teknik ITS [Internet]. [Diunduh 2019 Mar 1];6(2): 421-424. Tersedia pada http://ejurnal.its.ac.id/index.p hp/teknik/article/download/24623/4017.

Nicholson, W. 1991. Teori Mikroekonomi Prinsip Dasar dan Perluasan: Jilid 1. Jakarta (ID): Binarupa Aksara.

Sharma A, Gupta AK, Ganguly R. 2018. Impact of open dumping of municipal solid waste on soil properties inmountainous region. J Rock Mech Geotech Eng. 10(4): 725-739. https://doi .org/10.10 16/j.jrmge.2017.12.009.

Soekartawi. 1995. Analisis Usahatani. Jakarta (ID): Universitas Indonesia.

Suratiyah K. 2015. Ilmu Usahatani. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Wijayanti WP. 2013. Peluang pengelolaan sampah sebagai strategi mitigasi dalam mewujudkan ketahanan iklim kota semarang. J Pembangunan Wilayah dan Kota [Internet]. [Diunduh 2019 Jan 30); 9(2):152-162. Tersedia pada https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/download/6531/5387.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.02.11

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174