Analisis Daya Saing Susu Sapi Segar dalam Negeri

Litna Nurjannah Ginting

Abstract


Indonesia masih terus mengimpor susu sapi dalam jumlah besar dan terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena jumlah produksi tidak mampu memenuhi konsumsi susu nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing susu sapi segar dalam negeri dengan menggunakan metode Policy Analysis Matrix (PAM). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bandung Barat karena memiliki produktivitas tertinggi di Indonesia dan memiliki koperasi dengan jumlah peternak dan produktivitas tertinggi yaitu Koperasi Peternakan Sapi Bandung Utara (KPSBU). Hasil analisis menunjukkan bahwa susu sapi segar memiliki keuntungan jika diusahakan anggota koperasi dalam skala usaha sedang (5-10 ekor) dan besar ( >10 ekor). Susu yang diusahakan peternak skala sedang memiliki keunggulan kompetitif dengan nilai PCR 0.99 dan memiliki keunggulan komparatif dengan nilai DRCR sebesar 0.86. Peternak skala besar memiliki keunggulan kompetitif dengan nilai PCR sebesar 0.80 dan keunggulan komparatif dengan nilai DRCR sebesar 0.73. Sedangkan jika diusahakan pada skala kecil (< 5 ekor), susu tidak memiliki keunggulan kompetitif dengan nilai PCR 1.19 namun memiliki keunggulan komparatif dengan nilai DRCR 0.96. Peternak bukan anggota koperasi memiliki keuntungan yang lebih rendah, keunggulan komparatif dan kompetitif yang lebih rendah.


Keywords


daya saing; koperasi; PAM; peternak skala kecil; susu sapi

References


Alvarez A, Arias C. 2004. Technical Efficiency And Farm Size : A Conditional Analysis. Agricultural Economics. 30 : 241 – 250

Colombo S, Villanueva MP. 2017. Analysis of The Spatial Relationship Between Small Olive Farms to Increase Their Competitiveness Through Cooperation. Land Use Policy. 63 (2017): 226-235.

Dunn RMJr, Mutti JH. 2005. International Economics fifth Edition. New York (US): Routledge.

Feryanto. 2010. Analisis Daya saing dan Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Komditas Susu Sapi Lokal di Jawa Barat. [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Halwani H. 2002. Ekonomi Internasional dan Globalisasi Ekonomi. Jakarta (ID). Ghalia Indoneisa

Hovhanisyan VH, Urutyan VE, Dunn DJ. 2004. Role of Cooperatives in Milk Marketing: The Case of Armenia. Paper Presented at the World Food and Agribusiness Forum, Switzerland, 12-15 Juni.

Monke E.A. and S.R. Pearson. 1989. The Policy Analysis Matrix for Agricultural Development. Itacha and London: Cornell University Press.

Nivievskyi O, Taubadel SVC. 2008. The Determinants of Dairy Farming Competitiveness in Ukraine. Policy Paper Series (23).

Nugroho S, Pudjotomo D, Tifani TK. 2011. Analisa penyebab penurunan daya saing produk susu sapi dalam negeri terhadap susu sapi impor pada Industri Pengolahan Susu (IPS) dengan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan barrier analysis. Jurnal Undip. 6(2): 71-80.

Oktariani A, Daryanto A, Fahmi I. 2016. The Competitiveness Of Dairy Farmers Based Fresh Milk Marketing on Agro-Tourism. International Journal of Animal Health and Livestock Production Research. 2(1): 18-38.

Ortmann GF, King RP. 2007. Agricultural Cooperatives: History, Theory and Problems. Agroekon. 46(1): 40-68.

Rajendran K, Mohanty S. 2004. Dairy Co-operatives and Milk Marketing in India : Constraints and Opportunities. Journal of Food Distribution Research. 35 (2): 34 – 41.

Salvatore D. 1997. Ekonomi Internasional. Terjemahan. Edisi ke-5. Prentice Hall. Jakarta (ID): Erlangga.

Swastika KS, Ilham N. 2001. Analisis Daya Saing Susu Segar Dalam Negeri Pasca Krisis Ekonomi dan Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Usaha Peternakan Sapi Perah Di Indonesia. JAE. 19 (1): 19 - 43

Swastika DKS, Manikmas MOA, Sayaka B, Kariyasa K. 2005. The Status and Prospect of Feed Crops in Indonesia. Economic And Social Commission For Asia And The Pacific. CAPSA Working Paper No. 81. United Nations.

Yami M, Begna B, Legese G. 2017. Improving The Competitiveness of Dairy Production Via Value Chain Approach: The Case of Lemu-Bilbilo District in Arsi Highlands of Ethiopia. African Journal of Agricultural Research. 12 (3): 145-154.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.04.07

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174