Persepsi Petani Kentang terhadap Pelayanan Kredit Lembaga Keuangan Formal di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung

Annida Aisah, Eliana Wulandari

Abstract


Kentang merupakan komoditas penting pengganti beras dalam program diversifikasi pangan. Salah satu sentra produksi kentang di Jawa Barat adalah Kecamatan Pangalengan yang terletak di Kabupaten Bandung. Pentingnya permodalan untuk usahatani kentang sehingga beberapa petani perlu mengakses  bantuan modal  ke lembaga keuangan. Hasil panen yang tidak menentu, modal yang sedikit, dan tingginya harga input menjadi alasan petani mengakses modal ke lembaga keuangan. Dalam mengakses bantuan modal, lembaga keuangan memiliki  karakteristik pelayanan kredit yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi petani terhadap karakteristik lembaga keuangan formal. Penelitian ini menggunakan  desain penelitian kuantitatif dan  metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai alat bantu dalam melakukan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, skala likert, dan analisis cross tabulation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani responden setuju dengan beberapa keragaan kredit, aturan pengajuan kreditnya, dan aturan pengembalian kreditnya.

Keywords


kentang, modal, lembaga keuangan formal

References


Amanullah, A., & Khasanah, I. (2012). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah (Studi pada PD. BKK Wedi Kabupaten Klaten Cabang Karanganom) (Doctoral dissertation, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).

Anggraeni, L. (2009). The function of social networks for informal credits in remote rural areas in Indonesia (Doctoral dissertation).

Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik Indonesia 2019. BPS Indonesia

Badan Pusat Statistik. (2019). Provinsi Jawa Barat Dalam Angka Tahun 2019. BPS Provinsi Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik. (2018). Kabupaten Bandung Dalam Angka tahun 2018. BPS Kabupaten Bandung.

Badan Pusat Statistik. (2018). Kecamatan Pangalengan Dalam Angka tahun 2018. BPS. Kabupaten Bandung.

Hendriyani, H. & Karyani, T. (2015). Analisis Persepsi dan Sikap Petani Terhadap Lembaga Pembiayaan Formal dan Informal (Suatu Kasus Di Gapoktan Sami Mulya Kec. Sedong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat). Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Inklusif di Sektor Pertanian II. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran.

Kadarsan, Halimah W. (1995). Keuangan Pertanian dan Pembiayaan Perusahaan Agribisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Manalu, A. S. B., Sumarwan, U., & Suroso, A. I. (2007). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan online. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 4(2), 67-80.

Novitasari, Z. D. (2015). Korelasi Antara Persepsi Siswa Terhadap Keterampilan Dasar Mengajar Guru dengan Hasil Belajar Matematika Materi Limit Fungsi Siswa Kelas XI di MA Negeri Kandat.

Nurmanaf, A.R. 2007. Lembaga Informal Pembiayaan Mikro Lebih Dekat Dengan Petani. Analisis Kebijakan Pertanian, 5(2): 99-109.

Pattern, R.H. & Rosengard, J.K. 1991. Progress with Profits : The Development of Rural Banking in Indonesia [Working Paper]. San Francisco (AS) : International Center for Economic Growth.

Putra, I. S. (2013). Pertumbuhan dan Produksi Umbi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) di Perkebunan yang Mengandung Logam Berat Kadmium (Cd). (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Rangkuti, F. (2003). Riset Pemasaran. Cetakan kelima. PT.SUN. Jakarta

Sayaka, B., & Rivai, R. S. (2011). Peningkatan akses petani terhadap kredit ketahanan pangan dan energi. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Supriatna, A. (2009). Pola pelayanan pembiayaan sistem kredit mikro usaha tani di tingkat pedesaan. Jurnal Litbang Pertanian, 28(3), 111-118.

Syukur, M., Sumaryanto & Muslim, C. (2016). Pola Pelayanan Kredit untuk Masyarakat Berpendapatan Rendah di Pedesaan Jawa Barat. Forum penelitian Agro Ekonomi, 11(2), 1-13.

Wagih & Wiersema, 1996. Economic Botany: Principles And Practices.

Wattimena, G.A. 2000. Pengembangan Propagul Kentang Bermutu dari Kultivar Kentang Unggul dalam Mendukung Peningkatan Produksi Kentang di Indonesia. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor


Full Text: pdf

DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.04.20

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174