Analisis Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Program Tunda Jual Gabah Di Dusun Krajan, Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember

Muhammad Irham Abdul Bashir, Djoko Koestiono

Abstract


Tunda jual merupakan suatu tindakan melakukan stabilisasi harga komoditas pertanian dengan cara tidak langsung menjual komoditas tersebut pada saat panen (harga rendah) melainkan menyimpan terlebih dahulu dan menjual pada saat harga dirasa stabil. Petani dalam memasarkan hasil usahatani memiliki pertimbangan dalam memutuskan untuk menjual langsung atau tunda jual setelah panen. Keputusan petani dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem resi gudang di tingkat petani dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi biaya transaksi di tingkat petani. Persepsi petani  padi di Dusun Krajan Desa Selodakon mengenai indikator input termasuk kategori sangat baik, sedangkan persepsi petani padi mengenai indikator ouput, hasil, dampak, dan manfaat termasuk kategori baik. Variabel yang berpengaruh terhadap keputusan petani menerapkan sistem tunda jual adalah variabel jumlah kehadiran sosialisasi mengenai sistem tunda jual dan jarak lahan ke gapoktan. Semakin sering petani padi di Dusun Krajan Desa Selodakon meghadiri sosialisasi penyuluhan tunda jual maka petani akan berpeluang untuk memutuskan melakukan sistem tunda jual sebesar 3,244 kali. Sedangkan semakin jauh jarak lahan ke gapoktan maka petani akan berpeluang untuk memutuskan tidak melakukan sistem tunda jual sebesar 0,135 kali.

Keywords


Tunda Jual, Persepsi tunda jual, Analisis Regresi Logistik Biner

References


Agresti, A. 2002. Introduction to Categorical Data Analysis. NewYork: John Wiley & Son’s, Inc.

Arbi, M. 2011. Faktor-faktor yang Mmempengaruhi Petani Melakukan Tunda Jual di Kecamatan Sanden Kabupaten Bnatul. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. Vol. 5, No. 3.

Gunawan. 2004. Analisis Penerapan Sistem Tunda Jual Pola Gadai Gabah terhadap Peningkatan Pendapatan Petani. Tesis. Sekolah Pascasarjanah, Institut Pertanian Bgor.

Hosmer, D.W. dan Lemeshow, S. 2000. Applied Logistic Regression. New York : John Wiley dan Son.

Onumah, G. 2003. Improving Access to Rural Finance through Regulated Warehouse Receipt System in Africa. Journal of United States Agency for International Development-World Council of Credit Unions Conference on Paving the Way Forward for Rural Finance: An International Conference on Best Pratice. Vol. 1, Hal 1-15.

Pranoto, Y. S. 2016. Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani terhadap Hasil Ppanen Lada Putih di Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Belitung. Jurnal Agraris. Vol. 2, No. 1.

Pratama, Y.Y., Ismono, R.H., dan Prasmatiwi, F.E. 2015. Manfaat Ekonomi Resiko Tunda Juaal Kopi di Desa Tajung Rejo Kecamatan Pulau Panggug Kabupaten Tanggamus. Jurna Ilmu-ilmu Agribisnis. Vol.3 , No. 3.

Walpole, E. R. 1995. Pengantar Statistika Edisi ke-3. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Wulandari, S., Gs, S, dan Adawiyah, R. 2013. Keputusan Petani Padi dalam Memasarkan Produnya di Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmu-ilmu Agribisnis. Vol.1 , No. 4.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2018.002.03.5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174