Faktor – Faktor Penentu Keberhasilan Usaha Kopi (Studi Kasus di PT. SML, Jawa Barat)

Regita Alhansa Revadiana, Lucyana Trimo

Abstract


Saat ini permintaan masyarakat di Indonesia untuk komoditas kopi sangat tinggi dan menyebabkan pertumbuhan konsumsi lokal meningkat sebesar 8% per tahunnya (Ditjen Perkebunan, 2017). Peningkatan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap komoditas kopi ini pun ditunjang dengan meningkatnya agroindustri pengolahan kopi di Indonesia dalam 10 tahun terakhir (AEKI, 2016). PT. SML merupakan produsen penghasil kopi jenis arabika dari pengunungan Malabar yang terletak di Desa Margamulya Kampung Cigendel Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung yang telah menerima beberapa penghargaan internasional atas kualitas produk kopinya. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi faktor – faktor penyebab keberhasilan usaha di PT. SML. Desain penelitian ini adalah desain kualitatif dengan metode studi kasus. Analisis data menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu keberhasilan usaha dapat dilihat dari aspek SDM yaitu dilihat dari direktur dapat memanage karyawan dengan prinsip kekeluargaan sehingga menghasilkan kinerja karyawan yang baik. Aspek Produksi yang dijalankan telah melakukan perencanaan produksi, pengelolaan dan pengawasan yang telah sesuai dengan ketentuan budidaya specialty coffee dimulai dari pembibitan hingga tahap pross sehingga memiliki kualitas yang istimewa. Aspek pemasaran yang dijalankan telah dilakukan dengan strategi yang baik karena mengontrol kondisi produk, harga, tempat, dan promosi guna meningkatkan permintaan. Perusahaan telah mengelola aspek keuangan dengan melakukan keputusan pendanaan serta keputusan investasi secara optimal sehingga yang mampu meningkatkan nilai perusahaan.


Keywords


Agroindustri; kopi; PT. SML; faktor keberhasilan

References


AEKI (Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia). 2016. Statistik Kopi. Jakarta.

Brigham, Eugene.F, Joel F. Houston. 2001. Manajemen Keuangan. Edisi Kedelapan Buku 2. Jakarta: Erlangga.

Dinas Perkebunan Kabupaten Bandung. 2015. Data Statistik Perkebunan Kabupaten Bandung. Bandung.

Direktorat Jendral Perkebunan. 2017. Statistik Perkebunan Indonesia (Kopi). Jakarta.

Fujioka, K., T. Shibamoto.2008.Cholorogenic Acid and Caffeine Contents in Various Commercial Brewed Coffes. Food Chem.106 : 217-221

Herawati, Titin, 2012. Pengaruh kebijakan, kebijakan hutang dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Artikel Universitas Negeri Padang.

Mardiana. 2014. Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis terhadap kinerja pegawai pada kantor sekretariat daerah Kota Samarainda. E-Journal Ilmu Pemerintahan, 2(1), pp. 1802-1816, ISSN 2338-3651.

Marhaenanto, Bambang, Deddy Wirawan Soedibyo, Miftahul Farid. 2015. Penentuan Lama Sangrai Berdasarkan Variasi Derajat Sangrai Menggunakan Model Warna RGB Pada Pengolahan Citra Digital Jurnal Agroteknologi Vol. 09 No. 02.

Nawawi Hadari dan Mimi Martini. 2005. Penelitian Terapan. Gajah Mada University Press: Yogyakarta.

Nugraheni, R., Prihatini, A. E., & Budiatmo, A. 2014. Pengaruh Standar Operasional Prosedur dan Pengawasan terhadap Kinerja Pramuniaga Pasaraya Sriratu Pemuda Semarang. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 3(2), 187-195.

Rahardjo, Pudji. 2012. Panduan Budidaya dan Pengolahan Kopi Arabika dan Robusta. Penebar Swadaya: Jakarta.

Yulita, Yeni, Ronni H Mastamu. 2013. Pengelolaan Dan Pengembangan Fungsi Sumber Daya Manusia Pada Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan. AGORA Vol. 1.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.02

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174