Tarif atau Kuota, Kebijakan Perdagangan Manakah yang Efektif Mengurangi Impor Raw Sugar di Indonesia?

Meily Andriani, Harianto Harianto, Ratna Winandi

Abstract


Gula adalah salah satu bahan makanan utama yang berasal dari tebu yang diproduksi oleh petani di Indonesia. Permintaan gula di Indonesia cenderung lebih tinggi daripada produksi gula. Untuk memenuhi permintaan gula yang tinggi, pemerintah Indonesia melakukan impor gula. Impor gula Indonesia dibatasi oleh kebijakan tarif dan kuota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi dampak dari tarif dan kuota impor raw sugar terhadap industri gula di Indonesia. Penelitian ini dianalisis menggunakan model ekonometrika dalam bentuk sistem persamaan simultan. Spesifikasi model perdagangan gula Indonesia terdiri dari 12 persamaan (8 persamaan struktural dan 4 persamaan identitas). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan tarif impor gula mentah sebesar 20% dan penghapusan kuota impor berdampak pada penurunan produksi gula (GKP dan GKR) dalam jangka pendek.

Keywords


impor, tarif, kuota, raw sugar

References


[BPS] Badan Pusat Statistik. 2015. Statistik impor komditi. [Internet]. [diunduh 2017 Sep 29]. Tersedia pada: http://www.bps.go.id/

Fariyanti A. 2007. Dampak kebijakan tarif impor gula terhadap kesejahteraan produsen dan konsumen (the effects of sugar import tariff policy on the producer’s and consumer’s welfare). Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian. 1(2): 13-23.

Galloway JH. 2000. Sugar, In : The Cambridge world history of food. Cambridge (UK) : Cambridge University Press.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2018. Outlook Tebu. Jakarta (ID): Kementan

Knight R. 2018. Indonesia’s colonial sugar industry [Internet]. [diunduh 2018 Jul 2]. Tersedia pada http://oxfordre.com/asianhistory/view/10.1093/acrefore/9780190277727.001/acre fore-9780190277727-3-44 doi:10.1093/acrefore/9780190277727.1

Koutsoyiannis A. 1979. Theory of Economterics. Second Edition. London (GB): Macmillan Publishing Company, A Division of Macmillan.

Kowalski P. 2005. Impact of change in tariffs on developing countries government revenue. OECD Trade Policy Working Papers No. 18 Paris (FR) : OECD Publishing. doi : 10.1787210755276421

Krisnamurthi B. 2012. Ekonomi Gula. Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI). Jakarta (ID): PT. Gramedia Pustaka Utama.

Krugman P R, Obstfeld M. 2000. International Economics: Theory and Policy. New York (US) : Addison Wesley Publishing Company

Malian AH. 2004. Kebijakan perdagangan internasional komoditas pertanian Indonesia. Jurnal Kebijakan Pertanian. 2 (2) : 2-18.

Mardianto S,Simatupang P, Hadi PU, Malian H, Susmiadi A. 2005. Peta jalan (road map) dan kebijakan pengembangan industri gula nasional. Forum Peneliti Agro Ekon. 23(1):19-37. doi : http://dx.doi.org/10.21082/fae.v23n1.2005.19-37

Munir B. 2005. Strategi pemasaran gula rafinasi : studi kasus PT. Angels Products. [tesis]. Jakarta (ID): Univeritas Indonesia

Oktaviani R, Novianti T, Widyastutik. 2010. Teori Kebijakan Perdagangan Internasional dan Aplikasinya di Indonesia Bagian II. Bogor (ID) : Dept. Ilmu Ekonomi dan Manajemen, IPB

Pudjiastuti AQ, Anindita R, Hanani N, Kaluge D. 2013. Change effect of sugar import tariff in Indonesia. Russian J Agric Socio-Econ Sci. 3(15):31-38 doi: 10.18551/rjoas.2013-03.06

Purwoto A, Rachmat M, Maqdisa. 1999. Proyeksi permintaan gula Indonesia, dalam : Sawit M, Suharno P, Rachmana A (Eds). Ekonomi Gula di Indonesia. Bogor (ID) : IPB Press.

Pindyck RS, Rubinfeld DL. 1998. Econometric Model and Economic Forecast. Ed ke – 4. New York (US): McGraw Hill.

Rahman RY. 2013. Prospek perdagangan gula indonesia dalam implementasi kerangka perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China. [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Sawit M, Erwidodo TK, Siregar. 2003. Penyelamatan dan penyehatan industri gula nasional : suatu kajian akademisi, dalam : Pambudi R, S. Mardianto, N. Pribadi T.E. H. Basuki dan A. Suryana (Eds). Ekonomi Gula : 11 Pemain Utama Dunia, Kajian Komparasi dari Perspektif Indonesia. Jakarta (ID): Sekretariat Dewan Ketahanan Pangan.

Susila W R, Sinaga B M. 2005. Analisis kebijakan industri gula Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi. 23 (1) : 9-21

Susila W R, Bonar M. S. 2005. Pengembangan industri gula Indonesia yang kompetitif pada situasi persaingan yang adil. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 24(1):1-9.

Tayibnapis AZ, Wuryaningsih LE, Sundari MS. 2016. Effort to achive beyond sugar in Indonesia. IJMBS. 6(4):14-22

Tweeten L. 1992. Agricultural Trade: Principles and Policies. San Fransisco (US): West view Press.

[USDA] United States Department of Agriculture. 2018. Indonesia Sugar Annual Report. [Internet]. [diunduh 2018 Jul 28]. Tersedia pada : http://gain.fas.usda.gov

Wahyuni S, Supriyati, Sinuraya JF. 2009. Industri dan perdagangan gula di Indonesia : pembelajaran dari kebijakan zaman penjajahan – sekarang. Jurnal Penelitian Agro Ekonomi. 27 (2) : 2-13.

Wright T, Meylinah S, Abdi A. 2016. Indonesian sugar annual report 2016. Washington DC (US): United States


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.04.21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174