Analisis Permintaan dan Penawaran Komoditas Jagung di Kabupaten Tulungagung

Rinda Nur Rohmah Sujiono, Soetriono Soetriono

Abstract


Kabupaten Tulungagung menempati urutan ke enam dari sepuluh kabupaten/kota yang memiliki produktivitas jagung tetinggi di Provinsi Jawa Timur. Penawaran jagung di Kabupaten Tulungagung mengalami surplus dimana jika terus berlanjut berdampak pada kerugian dialami produsen. Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan jagung 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran jagung 3) Dampak faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap permintaan dan penawaran jagung. Tujuannya untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran jagung agar tidak terjadi kerugian baik dari segi konsumen maupun produsen. Proyeksi bertujuan untuk melihat kondisi permintaan dan penawaran jagung ketika terjadi perubahan pada nilai inflasi IHK. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan 1) faktor yang mempengaruhi permintaan jagung secara nyata dan signifikan adalah jumlah penduduk dan harga riil ketela pohon 2) faktor yang mempengaruhi penawaran jagung secara nyata dan signifikan adalah luas panen jagung dan produksi jagung 3) dampak faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran jagung disimulasikan dengan sensitivitas nilai inflasi IHK sebesar 3%, 6% dan 10% menunjukan penurunan nilai koefisien regresi pada variabel jumlah penduduk, harga riil ketela pohon, luas panen jagung dan produksi jagung. Penurunan berdampak pada pergeseran kurva permintaan jagung yang dipengaruhi jumlah penduduk dan kurva penawaran jagung yang dipengruhi oleh luas areal panen jagung dan produksi jagung bergeser kearah kiri, sedangkan kurva permintaan jagung yang dipengaruhi harga riil ketela pohon bergerak sepanjang kurva kearah kanan.


Keywords


Jagung, Permintaan dan Penawaran, Regresi Linier Berganda, Sensitivitas

References


Badan Pusat Statistik. 2019. Indeks Harga Konsumen.

Ceic Data. 2019. Indeks Harga Konsumen.

Gunawan, I. 2016. Pengantar Statistika Inferensial. Jakarta : Rajawali Pers.

Kementrian Petanian. 2018. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 472 mengenai Lokasi Kawasan Pertanian Nasional.

Oktafita , Isna. 2010. Analisis Permintaan Jagung di Kabupaten Klaten. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.

Pindyck, R. S dan Rubinfeld, D. S. 2009. Mikroekonomi : Jilid 1.Jakarta : Indeks

Purnomo, R. A. 2017. Analisis Statistik Ekonomi Dan Bisnis Dengan SPSS. Ponorogo : Wade Group.

Putri, H. P. 2011. Respon Penawaran Jagung di Kabupaten Klaten. Skripsi. Universitas Sebelas Maret.

Putong, I. 2005. Teori Ekonomi Mikro. Jakarta : Mitra Wacana Media.

Santoso, S. 2017. Statistik Multivariat dengan SPSS. Elex Media Komputido : Jakarta.

Sarwono. 2017. Mengenal Prosedur-Prosedur Populer Dalam SPSS 23. Jakarta : Elex Media Komputindo.

Shofiyatin, N. 2010. Analisis Permintaan dan Penawaran Komoditas Jagung di Kabupaten Jember. Skripsi. Universitas Jember.

Sugiarto, Herlambang. T. Brastoro. Sudjana, R. Kelana, S. 2007. Ekonomi Mikro : Sebuah Kajian Komprehensif. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Sukirno, S. 1994. Pengantar Teori Mikroekonomi. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Sunyoto, D. 2011. Analisis Regresi dan Uji Hipotesis. Yogyakarta : Caps.

Supranto, J. 2000. Statistik Teori Dan Aplikasi : Edisi Keenam. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Supriyanti, Heny. 2002. Analisis Permintaan dan Penawaran Jagung di Provinsi Jawa Timur. Skripsi. Universitas Jember.

Zaenuddin, M. 2015. Isu, Problematika, dan Dinamuka Perekonomian dan Kebijakan Publik. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Zulfikar.2016. Pengantar Pasar Modal dengan Pendekatan Statistika. Yogyakarta: CV. Budi Utama.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.7

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174