Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Keriting di Desa Hargo Binangun dan Desa Air Keruh Kabupaten Seluma

Rika Dwi Yulihartika, Meiffa Herfianti

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis total keuntungan bersih usahatani cabai kriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh Kecamatan Seluma 2) Untuk menganalisis pendapatan usahatani cabai kriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh Kecamatan Seluma. 3) Untuk Menganalisis Kelayakan usahatani cabai keriting ( ) di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh Kecamatan Seluma.Penelitian ini dilakukan di Desa Hargo Binangun dan Desa Air Keruh Kabupaten Seluma.Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2019 sampai dengan Maret 2019. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian Didapat hasil total keuntungan bersih usahatani cabai keriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh sebesar Rp. 1.685.300,- untuk 75 orang responden. Didapatkan pendapatan usahatani cabai keriting di Desa Hargo Binangun dan di Desa Air Keruh sebesar Rp. 11.158.450,-. untuk 75 orang responden. Kelayakan usahatani cabai keriting menggunakan  .  dari hasil penelitian ini sebesar 1,05.


Keywords


Pendapatan, keuntungan, cabai keriting, B/C ratio

References


Anonim.2015. Membedakan Pendapatan dan Keuntungan dalam Usahatani https://www.kompasiana.com/ikhlash/54f68fdba33311d87c8b515c/membedakan-pendapatan-keuntungan-dalam-usahatani. Di akses April 2019

BPS.2018. Kabupaten Seluma Dalam Angka. Badan Pusat Statistik . Seluma. Bengkulu

Dinas Pertanian Kabupaten Seluma. 2018. Laporan Tahunan 2018. Dinas Pertanian. Seluma.

Direktorat Jendral Hortikultura.2018. Statistik Produksi Hortikultura tahun 2018. Jakarta : Ditjen Hortikultura, Kementrian Pertanian.

Downey, W.D., dan S.P. Erickson. 1992. Manajemen Agribisnis. Ed. Ke-2, Cet. Ke- 3 R. Ganda S dan A. Sirait, Penerjemah. Jakarta : Erlangga. Terjemahan dari : Agribusiness Management.

Edison E, Siata R. 2018. Analisis Respon Penawaran Komoditi Jagung di Kabupaten Muaro Jambi. Journal of Agribusiness and Local Wisdom.

Fauztina, N, Setiawan Bambang, Santoso S. 2019. Analisis Komparasi Pendapatan Petani Kelapa dari Usaha Gula Semut dengan Gula Cetak di Desa Hargorojo Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. Vol 3 (1) : (84-95)

Karjono, K. 2017. Analisis Titik Impas untuk Menciptakan Efisiensi Produksi Usahatani Melon di Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Agrotek Ummat.

Masse, A. dan Afandi. 2017. Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Kelapa dalam di Desa Kasoloang Kecamatan Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat. Jurnal Agrotekbis 5 (1) :66-71

Nasution. 2000. Metode Research. PT. Bumi Aksara. Jakarta.

Nazir, M. 2011. Metode Penelitian. Ghalis Indonesia. Bogor.

Sapitri Desi, dkk. 2014. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Peremajaan Kelapa Sawit. Jurnal Ilmiah Sosial-Ekonomika Bisnis.

Sisilia A, dkk. 2018. Analisis Efesiensi Ekonomi Pengguna Faktor Produksi Pada Beberapa Jenis Usahatani Sayuran di Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Sosial-Ekonomika Bisnis.

Soekartawi. 2000. Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb – Douglas. Rajawali Pers. Jakarta.

. 2012. Analisis Usahatani. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & RND. Alfabeta. Bandung.

Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta.

Tuwo, M. A. 2011. Ilmu Usahatani Teori dan Aplikasi Menuju Sukses. Unhalu Press.Kendari.

Wahyudi Asih, dkk. 2018. Analisis Komparasi Pendapatan Usahatani Kelapa Dalam Pola Monokultur dan Tumpang Sari di Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Ilmiah Sosial-Ekonomika Bisnis.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.08

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174