Analisis Pendapatan dan Risiko Usahatani Padi di Kabupaten Sukoharjo

Dicky Wahyu Prabowo, Sri Marwanti, Umi Barokah

Abstract


Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui biaya dan pendapatan yang diperoleh petani padi di Kabupaten Sukoharjo, mengetahui tingkat risiko produksi, harga dan pendapatan usahatani padi, serta mengetahui upaya penanggulangan risiko tersebut. Metode dasar penelitian ini adalah metode deskriptif dan analisis. Lokasi penelitian di Kabupaten Sukoharjo yang meliputi dua kecamatan yaitu Kecamatan Polokarto dan Kecamatan Mojolaban. Metode pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis koefisien variasi (CV). Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata total biaya yang dikeluarkan petani padi di Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp 14.315.734/Ha. Rata-rata pendapatan yang diterima petani padi di Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp 22.088.449/Ha. Nilai CV risiko produksi usahatani padi di Kabupaten Sukoharjo untuk per usahatani 0,54 Ha yaitu 0,68 sedangkan per 1 Ha yaitu 0,07. Nilai CV risiko harga usahatani padi di Kabupaten Sukoharjo yaitu 0,05. Nilai CV risiko pendapatan usahatani padi di Kabupaten Sukoharjo untuk per usahatani 0,54 Ha adalah 0,67 sedangkan per 1 Ha adalah 0,17. Upaya penanggulangan risiko produksi yang dilakukan oleh petani padi di Kabupaten Sukoharjo adalah melakukan pergantian varietas, melakukan gropyokan, melakukan pencabutan pada tanaman padi yang terserang penyakit. Upaya penanggulangan risiko pendapatan yang dilakukan petani padi adalah mengikuti program asuransi pertanian dari Pemerintah dan menjadi buruh tani.

Keywords


Biaya, Pendapatan, Risiko, Usahatani Padi

References


Apriadi, I, Yus R, Tito R. 2016. Analisis Risiko Usahatani Tomat (Solanum lycopersicum) Varietas Permata. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH. 2(3) : 189-194

Badan Pusat Statistik Indonesia. 2018. Indonesia Dalam Angka 2018. BPS. Jakarta

Banoewidjoyo. 2002. Pengembangan Pertanian Usaha Nasional. Jakarta: Swadaya

Ekaria, Munawir M. 2018. Analisis Risiko Usahatani Ubi Kayu di Desa Gorua Kecamatan Tobelo Utara. Jurnal Agribisnis Perikanan. 11(2) : 9-14

Harwood, J., R. Heifner, K. Coble, J. Perry, dan S. Agapi. 1999. Managing Risk in Farming Concepts, Research, and Analysis. Agricultural Economic Report no. 774. US Department of Agriculture.

Hernanto, F. 1991. Ilmu Usahatani. Jakarta : Penebar Swadaya.

Kementrian Pertanian Republik Indonesia. 2018. Basis Data Produk Domestik Bruto. Diakses pada tanggal 18 Maret 2019 pukul 19.00 WIB.

Kurniati, D. 2012. Analisis Risiko Produksi dan Fator-faktor yang Mempengaruhinya pada Usahatani Jagung di Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak. J Sosial Ekonomi Pertanian 1 (3): 60-68.

Nelson A G, Casler GL, Walker OL. 1978. Making Farm Decision in a Risky World: A guide book. South Eastern Agricultural Extension, USDA Oregon State-Cornell Oklahoma State Universities.

Singarimbun, M, S. Effendi. 1995. Metode Penelitian Survai. Jakarta: Pustaka LP3ES

Soekartawi. 1999. Agribisnis Teori dan Aplikasinya. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani. UI Press: Jakarta.

Sriyadi. 2010. Risiko Produksi dan Keefisienan Relatif Usahatani Bawang Putih di Kabupaten Karanganyar. J Pembangunan Pedesaan 10 (2): 69-76.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

Suratiyah K. 2015. Ilmu Usahatani. Jakarta : Penebar Swadaya.

Zakirin M, Erlindha Y, Novira K. 2013. Analisis Risiko Usahatani Padi Pada Lahan Pasang Surut di Kabupaten Pontianak. Jurnal Social Economic of Agriculture. 2(1) : 75-84


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.14

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174