Analisis Nilai Tambah Produk Kerajinan Bambu di Kabupaten Kebumen

Mesiyani Mesiyani, Suprehatin Suprehatin

Abstract


Sebagai tanaman hutan non kayu, pemanfaatan bambu untuk produk keperluan rumah tangga sehari-hari dan kerajinan tangan semakin meningkat. Pengembangan dan inovasi produk tersebut memberikan nilai tambah produk yang berasal dari bambu sehingga dapat meningkatkan harga jual. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai tambah dan keuntungan produk kerajinan bambu di Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan data primer dari dua usaha pengolahan bambu dengan jenis output berbeda. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan nilai tambah dengan pendekatan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima produk kerajinan bambu memiliki nilai tambah dan keuntungan per unit yang berbeda. Produk anyaman vas bunga dari bambu memiliki nilai tambah dan keuntungan per unit tertinggi.


Keywords


kerajinan bambu, Kebumen, keuntungan, nilai tambah

References


Abdillah MB, Hakim, RMA, Damiri DM, Zahra F. 2018. Analisis strategi bisnis pada UMKM kerajinan bambu di Kota Bandung. AdBispreneur, 2(3), pp.227-242.

[BPS] Badan Pusat Statistika. 2016. Nilai tambah industri mikro kecil menurut 2-digit KBLI (milyar rupiah), tahun 2010-2015[Internet]. [diunduh 10 Mei 2019]. Tersedia pada: http://www.bps.go.id/ dynamictable/2016/02/02/16/1146/nilai-tambah-industri-mikro-kecil-menurut-2-digit-kbli-juta-rupiah-2010-2015.html.

[BPS Kebumen] Badan Pusat Statistika Kabupaten Kebumen. 2018. Distribusi pendapatan domestik bruto (PDB) di Kabupaten Kebumen atas harga dasar berlaku tahun 2017. http://kebumenkab.bps.go.id/dynamictable/2018/11/15/195/-seri-2010-distribusi-pdrb-kabupaten-kebumen-atas-harga-dasar-berlaku-menurut-lapangan-usaha-persen-2017.html.

Choiron M, Amalia W. 2015. Analisis nilai tambah produk kerajinan bambu kelompok usaha kerajinan di Dusun Calok Kabupaten Jember. Prosiding Seminar Agroindustri dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI Program Studi TIP-UTM, 2-3 September 2015.

CNN Indonesia. 2019. Netizen Indonesia Paling Gemar Belanja Online. [Internet]. [diunduh 31 Oktober 2019]. Tersedia pada: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190201173813-185-365769/netizen-indonesia-paling-gemar-belanja-online

[Disperindag Jateng] Dinas Perndustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. 2016. Kerangka acuan kegiatan (KAK) pelatihan desain dan diversifikasi produk IKM kerajinan bambu di Jawa Tengah.

Fajar AF. 2019. Analisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pendapatan pengrajin anyaman bambu di Kenagarian Koto Baru Simalangang Kecamatan Payakumbuh (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Hayami Y, Kawagoe T, Morooka Y, Siregar M. 1987. Agricultural marketing and processing in Upland Java a perspective from a Sunda Village. Bogor: CGPRT Centre.

Ihsan M, Fikrani A, Sriwarno AB. 2019. Pemanfaatan limbah produksi kerajinan bambu melalui desain produk berbahan dasar arang. Jurnal Sosioteknologi, 18(1), pp.43-55.

Kompas. 2019. Menyelisik Tren Bisnis Kopi di Masa Depan. [Internet]. [diunduh 31 Oktober 2019]. https://money.kompas.com/read/2019/07/08/070800926/menyelisik-tren-bisnis-kopi-di-masa-depan.

Lesmana IPD, Widiawan B, Hartadi DR. 2019. Pengembangan pemasaran online kerajinan anyaman bambu antirogo Jember melalui media internet. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 1(1).

Nurhidayah I, Pujiati U, Watemin. 2015. Kontribusi kerajinan anyaman bambu terhadap pendapatan keluarga petani di Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen. Agritech, 17(2): 113-121.

Rahman K. 2015. Pengembangan desain kerajinan anyam bambu Desa Kalinganyar Pulau Kangean. Jurnal Seni Rupa, 3(03).

Shinta Y. 2019. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pengrajin bambu di kota payakumbuh (studi kasus pengrajin bambu sangkar ayam di kelurahan sawah padang aur kuning dan kelurahan kapalo koto ampangan kecamatan payakumbuh selatan. Disertasi. Universitas Andalas.

Sunarsih L, Umar HMS. 2016. strategi pemasaran home industry pengrajin anyaman bambu di Desa Gintangan Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial, 9(1).

Taru NS, Senjawati ND, Arumsari V. 2017. Analisis usaha kerajinan bambu skala rumah tangga di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur. Agric, 29(1), pp.55-68.

Wijaya IB, Utama MS. 2016. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan industri kerajinan bambu di kabupaten bangli. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 5(4), pp.385-429.

Wilanda TP. 2019. Analisis efisiensi dan skala ekonomis pada industri kerajinan anyaman bambu Kecamatan Susut Kabupaten Bangli. The Journal of Economics Development, 8(1), pp.1-24.

Wulandari NT, Dwidjono DH, Irham I. 2015. Analisis nilai tambah dan kontribusi industri kerajinan bambu pada distribusi pendapatan masyarakat di Kabupaten Sleman. Agro Ekonomi, 26(2):192-205.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.02.21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174