Efisiensi Teknis Usahatani Padi Organik di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang

Tutik Cahyati, Fuad Hasan

Abstract


Padi merupakan merupakan komoditas yang memiliki peran dominan dalam penyediaan kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia. Produksi padi ada tahun 2014 hingga 2018 mengalami kenaikan, namun sistem pertanian dalam budidayanya sebagian besar masih bersifat anorganik dan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Namun kondisi ini sudah tidak dialami oleh petani yang ada di Desa Sumberngepoh, karena para petani telah menggunakan sistem budidaya padi secara organik. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis faktor yang diprediksi berpengaruh pada produksi padi organik, mengukur tingkat efisiensi dan sumber penyebab inefisiensinya, serta menghitung potensi produk yang hilang akibat adanya inefisiensi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang pada bulan oktober 2019. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus. Metode penelitian menggunakan Fungsi Produksi Stocastik Frontier dengan model Cobb-Douglass. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lahan, benih, tenaga kerja, dan pupuk organik cair secara signifikan berpengaruh. Tingkat efisiensi teknis rata-rata sebesar 0.84%. Hasil penelitan juga menunjukkan bahwa inefisiensi teknis pada variabel umur, pendidikan, dan frekuensi ikut penyuluhan memiliki nilai negatif. Potensi produk yang hilang akibat inefisiensi teknis rata-rat sebesar 793,61 kg.

Kata kunci: Padi Organik, Efisiensi Teknis, Inefisiensi,  Stocastik Frontier


Keywords


Efisiensi Teknis, Padi Organik, Product Loss

References


Abdulai, S., Nkegbe, P. K., & Donkoh, S. A. 2013. Technical Efficiency of Maize Production in Northern Ghana. African Journal of Agricultural Research, 8(43), 5251–5259. https://doi.org/10.5897/AJAR2013.7753

Akbar, K., Budiraharjo, & Mukson. 2017. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Padi di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 1(2), 99–111.

BPS, & Kementan. (2018). Produksi Padi di Indonesia 2000-2018.

Burhansyah, R. 2016. Efisiensi Teknis Usahatani Padi Tadah Hujan Di Kawasan Perbatasan Kabupaten Sambas Dengan Pendekatan Stochastic Frontier Fungsi Produksi (Kasus Di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh). Informatika Pertanian, 25(2), 163–170. Retrieved from http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/IP/article/view/8566/7392

Gultom, L., Winandi, R., & Jahroh, S. 2016. Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Padi Semi Organik Di Kecamatan Cigombong, Bogor. Informatika Pertanian, 23(1), 7. https://doi.org/10.21082/ip.v23n1.2014.p7-18

Hasan, F. 2019. Efisiensi Keuntungan Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk : Pendekatan Stokastik Frontier. Jurnal Sosial Economic of Agriculture, 8(1), 94–103.

Hasnah, & Hendriani, R. 2018. Technical Efficiency of Lampai Kuning Rice in Sijunjung, West Sumatra. International Journal of Agricultural Sciences, 2(2), 72–78. https://doi.org/10.25077/ijasc.2.2.72-78.2018

Kea, S., Li, H., & Pich Linvolak. 2016. Technical Efficiency Analysis of Cambodian Household’s Rice Production. Global Journal Of Human Science : E-Econimics, 15(3), 33–44.

Kune, S. J., Muhaimin, A. W., & Setiawan, B. 2016. Analisis Efisiensi Teknis dan Alokatif Usahatani Jagung (Studi Kasus di Desa Bitefa Kecamatan Miomafo Timur Kabupaten Timor Tengah Utara). Agrimor, 1(01), 3–6. https://doi.org/10.32938/ag.v1i01.23

Nguyen, H. D., Ngo, T., Le, T. D. Q., Ho, H., & Nguyen, H. T. H. 2019. The role of knowledge in sustainable agriculture: Evidence from rice farms’ technical efficiency in Hanoi, Vietnam. Sustainability, 11, 1–10. https://doi.org/10.3390/su11092472

Nuryani, S. H. U., Priyatmojo, A., & Subejo. 2016. Penerapan Teknologi Tepat Guna Padi Sawah Spesifik Lokasi Di Dusun Ponggok Trimulyo Jetis Bantul. Indonesian Journal of Community Engagement, 1(2), 239–254.

Prayoga, A. 2010. Produktivitas dan Efisiensi Teknis Usahatani Padi Organik Lahan Sawah. Jurnal Agro Ekonomi, 28(1), 1–19. https://doi.org/10.21082/jae.v28n1.2010.1-19

Purwanti, A. (2010). Pertanian Organik Mengatasi Perubahan Iklim dan Tingkat Ketahanan Pangan.

Rahman, S. 2003. Profit Efficiency Among Bangladeshi Rice Farmers. International Conference of Agricultural Economists, 591–604. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2003.10.001

Saragih, F. L., Indah, P. N., & Widayanti, S. 2017. Analisis Efisiensi Faktor-Faktor roduksi Usahatani Padi Organik Dengan Padi Anorganik di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Berkala Ilmiah Sgribisnis Agridevina, 6(1), 43–54.

Siwanto, T., Sugiyanta, & Melati, M. 2015. Peran Pupuk Organik dalam Peningkatan Efisiensi Pupuk Anorganik pada Padi Sawah (Oryza sativa L.). Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 43(1), 8–14. https://doi.org/10.24831/jai.v43i1.9582

Sutanto, R. 2002. Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif Dan Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

Tempo.com. (2008). Kabupaten Malang Berambisi Menjadi Sentra Pertanian Organik.

Tinaprilla, N., Kusnadi, N., Sanim, B., & Hakim, D. B. 2013. Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Padi Di Jawa Barat Indonesia. Agribusiness Journal, 7(1), 15–34. https://doi.org/10.15408/aj.v7i1.5168

Widayanti, S., & Yuliati, N. 2007. Kajian Ekonomi Pada Usahatani Padi Organik di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabuaten Malang. J-SEP, 1(2), 1–7.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.03.1

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JEPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174