Perilaku Peternak dalam Pemeliharaan Itik Magelang Guna Menghasilkan Ternak yang Aman, Sehat dan Produktif di Desa Ngadirojo Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang

Rahma Wulan Idayanti, Ayu Rahayu, Shinta Ratnawati, Nurul Anindyawati

Abstract


Peternakan itik memiliki prospek yang cukup baik dan memberikan harapan bagi terpenuhinya kebutuhan protein masyarakat sebagai bahan konsumsi. Itik Magelang merupakan salah satu unggas lokal produktif sebagai penghasil daging dan telur. Itik Magelang yang merupakan plasma nutfah secara umum belum mendapat perhatian serius baik dari masyarakat maupun pemerintah. Hal ini terlihat dari sistem pemeliharaan yang masih tradisional dan hanya sebagai usaha sampingan. Jika permasalahan tersebut terjadi terus menerus, maka dikhawatirkan Itik Magelang yang merupakan sumber plasma nutfah akan punah.  Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan perilaku peternak dalam pemeliharaan itik Magelang di sentra peternakan itik Desa Ngadirojo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang guna menghasilkan ternak yang aman dan sehat dan produktif. Sampel yang digunakan merupakan peternak lokal yang diambil secara sengaja atau purposive random sampling sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei, wawancara dan pengamatan di lapangan. Penelitian diuji menggunakan uji-z. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan tingkat perilaku peternak dalam sistem pemeliharaan ternak sebanyak 23%, tingkat perilaku dalam pembuatan dan pembangunan kandang sebanyak 11%, tingkat perilaku dalam penggunaan alas kandang sebanyak 43%, tingkat perilaku dalam pemberian pakan sebanyak 47%, tingkat perilaku dalam penambahan konsentrat pada pakan sebanyak 20%, tingkat perilaku dalam pemberian vaksin sebanyak 17%, tingkat jumlah ternak yang terserang penyakit sebanyak 94%. Dari hasil penelitian menunjukkan sebagian besar peternak memiliki perilaku rendah dalam pemeliharaan itik Magelang.


Keywords


perilaku peternak, itik Magelang, aman, sehat, produktif

References


Agus. G.T.K. 2002. Intensifikasi Beternak Itik. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Jakarta.

Azis, R. dan D. Kurniawan. 2019. Strategi Peningkatan Kemampuan Peternak Itik Melalui Pelatihan Manajemen Pakan Itik terhadap Kelompok Peternak Itik Hibrida Super di Desa Slorok Kecamatan Doko Kabupaten Blitar. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu). 1 (1): 25-31.

Basuki, P. 1985. Studi Tipe Kandang Kereman, Panggung, Individual, dan Kualitas Pakan Terhadap Performans Produksi Kelinci. Laporan Penelitian. Fakultas Peternakan. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Brata, B, E. Soetrisno, T. Sucahyo, dan B. D. Setiawan. 2020. Populasi dan Manajemen Pemeliharaan serta Pola Pemasaran Ternak Itik (Studi Kasus di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara). Jurnal Sain Peternakan Indonesia. 15 (1): 98-109.

Budi, E.S., E. Yektiningsih dan E. Priyanto. 2015. Profitabilitas usaha ternak itik petelur di Desa Kebonsari Kecamatan Candi, Sidoarjo. Jurnal Agraris 1 (1) : 32- 37.

Dwidjatmiko, S dan S.Surtini, 2006. Pengaruh Frekuensi Penyuluhan Terhadap Penerapan Adopsi Sapta Usaha Tani. Jurnal Sosial Ekonomi Peternakan Volume 2 Nomor I, Januari 2006.

Elly, F.H. 2011. Analisis Usaha Ternak Itik. Makalah Disampaikan pada Temu Lapang Kelompok Ternak Itik di Kecamatan Langowan. Kamis, 6 Oktober 2011. Pelaksana Tim BPTP Kalasey, Sulawesi Utara.

Elly, F.H, A.H.S. Salendu. 2012. Analisis Ekonomi Rumah tangga Peternak Sapi Di Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Masyarakat (AGROPEM). 1 (1): hal. 1 – 9.

Gumelar, A. P. dan A. Rahmat. 2016. Potentional Duck Egg Production in Livestock Ducks Group Putri Mandiri Karawang, West Java. Journal of Animal Husbandry Science (JANHUS). 1 (1) : 44- 51.

Indriani, R, Dharmayanti, NLPI, Adjid RMA. 2014. Efikasi Penerapan Vaksin AI H5N1 Clade 2.1.3 pada Itik Mojosari Terhadap Tantangan Virus AI H5N1 Clade 2.3.2 pada Kondisi Laboratorium. Jurnal Ilmu Terna dan Veteriner (JITV). 19(1): 59-66.

Kementrian Pertanian. 2013. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 701/Kpts/PD.410/2/2013 tentang Penetapan Rumpun Itik Magelang. Kementrian Pertanian. Jakarta.

Kolluri, G., N. Rammamurthy, R. Richard, A. Sundaresan and G. Gawdaman. 2015. Carcass Studies in Native Ducks Reared Under Different Housing Systems. Ind.J. Vet. & Anim. Sci. Res. 44 (1): 1 – 11.

Komarudin, Rukmiasih and P.S. Hardjosworo. 2008. Performa Produksi Itik berdasarkan Kelompok Bobot Tetas Kecil, Besar dan Campuran. Di dalam: Inovasi Teknologi Mendukung Pengembangan Agribisnis Peternakan Ramah Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 11-12 November 2008. p.604-610.

Mangisah, I. dan B. Sukamto. 2016. Pelatihan Budidaya Itik Secara Semi Intensif Dan Penetasan Telur di Desa Kebakalan Banjarnegara. Jurnal INFO. Edisi 13 (1): 13-28.

Mardalena. 2002. Pengaruh jenis alas kandang terhadap bobot karkas ayam broiler jantan. Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Peternakan 5 (2): 89-94.

Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta.

Nurlina, M dan M. Maryati. 2011. Perilaku Peternak Sapi Perah Dalam Memanfaatkan Teknologi Gas Bio. Jurna Ilmu Ternak. 5(1): 57-60.

Rahayu, T. P., L.Waldi, dan M. S. I. Pradipta. 2019. Kualitas Ransum Itik Magelang pada Pemeliharaan Intensif dan Semi Intensif terhadap Bobot Badan dan Produksi Telur. Bulletin of Applied Animal Research (BAAR). 1 (1): 8-14. Salendu. A.H.S. 2012. Integrasi ternak Itik-Padi dalam Menunjang Ketahanan Pangan di Sulawesi Utara. Prosiding Seminar Nasional Peternakan Berkelanjutan 4. Jatinangor, 7 November 2012. p.78-83.

Saleh, E. 2004. Pengelolaan Ternak Itik di Perkarangan Rumah. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian USU. Medan.

Sari. O, B. Priyono, N.R. Utamai. 2012. Suhu, Kelembaban, serta Produksi Telur Itik pada Kandang Tipe Litter dan Slat. Journal of Life Science. 1 (2):

Sibuea, M.B. 2016. Analisa Ekonomi Usaha Ternak Itik Pedaging di Kabupaten Langkat. Jurnal Riset Agribisnis & Peternakan. 1 (2): 1-12.

SNI 01-3910-2006.2006. Pakan Itik Bertelur (Duck Layer). Badan Standarisasi Nasional.

Soekartawi. 1994. Teori Ekonomi Produksi. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Thermolen, B., L. Herlin dan M. Paturochman. 2016. Analisis efisiensi penggunaan beberapa faktor produksi usaha ternak itik pedaging. Jurnal Ilmu Ternak 18 (1): 18-22.

Toana, N.M. 2008. Pengaruh Pemberian Tepung Kunyit (Curcuma Domestica Val.) Dalam Ransum Terhadap Performans Produksi Itik (Anas Spp) Periode Bertelur. J. Agroland. 15 (2) : 140-145.

Lembong, J.G.. N.M. Santa., A. Makalew dan F.H. Elly. 2015. Analisis break even point usaha ternak itik pedaging (studi kasus pada usaha ternak itik milik kelompok Masawang di Desa Talikuran Kecamatan Remboken). Jurnal Zootek 35 (1) : 39-45.


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.11

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JEPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174