Analisis Efisiensi Teknis Multi-Stage Menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) dan Regresi Tobit pada Usahatani Bawang Merah, Studi Kasus di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur

Ryan Hartono Winarso, Syafrial Syafrial, Wiwit Widyawati

Abstract


Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang memiliki angka produksi tertinggi di Indonesia. Nilai produksi yang tinggi menggambarkan bahwa komoditas ini penting diteliti oleh karena itu, potensinya harus ditingkatkan. Analisis efisiensi teknis dapat digunakan untuk mengukur efisiensi produksi dan pengurangan input yang dapat dilakukan agar dapat memaksimalkan potensi produksi bawang merah. Lokasi penelitian yang digunakan adalah Desa Torongrejo yang merupakan daerah sentra produksi bawang merah Kota Batu, Jawa Timur. Kota Batu memiliki produktifitas yang bersaing dengan daerah sentra produksi lain di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan usahatani dan efisiensi produksi bawang merah beserta faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap efisiensi teknis produksi bawang merah. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu: analisis usahatani untuk mengetahui keuntungan usahatani, analisis menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengetahui efisiensi produksi dan regresi Tobit untuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang dapat mempengaruhi efisiensi teknis produksi bawang merah. Hasil analisis menunjukkan bahwa petani bawang merah di Desa Torongrejo memiliki R/C ratio sebesar 2,09 dengan nilai efisiensi teknis DEA-CRS sebesar 87,7%, DEA-VRS sebesar 99% dan efisiensi skala sebesar 88,6%. Hasil regresi Tobit menggunakan nilai DEA-VRS sebagai variabel dependen menunjukkan bahwa pengalaman usahatani dan lama menempuh pendidikan formal memiliki pengaruh yang positif dan signifikan, sedangkan status kepemilikan lahan memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan. Efisiensi teknis produksi bawang merah di Desa Torongrejo dapat ditingkatkan dengan melakukan pengurangan input sehingga keuntungan usahatani bertambah dengan tetap memperhatikan pendidikan dan penyuluhan bagi generasi petani yang berikutnya.


Keywords


Bawang Merah, Efisiensi Teknis, DEA, Analisis Usahatani, Regresi Tobit

References


Amemiya, T. 1984. Tobit Models: A Survey. Journal of Econometrics 24 : 3-61.

Astuti, L.T.W., Daryanto, A., Syaukat, Y. dan Daryanto, H.K. 2019. Technical Efficiency of Shallot Farming in Central Java Province: Stochastic Frontier Modelling. International Journal of Progressive Sciences and Technologies 13 (2): 222-232

Badan Pusat Statistik Kota Batu. 2019. Batu dalam Angka 2019. Batu: Badan Pusat Statistik Kota Batu.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Nganjuk. 2019. Kabupaten Nganjuk dalam Angka 2019. Nganjuk: Badan Pusat Statistik Kabupaten Nganjuk.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo. 2019. Kabupaten Probolinggo dalam Angka 2019. Probolinggo: Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo.

Benicio, J., dan De Melo, J.C.S. 2015. Productivity Analysis and Variable Returns of Scale: DEA Efficiency Frontier Interpretation. Procedia Computer Science 55: 341-349.

Clark, V.L.P. dan Creswell, J.W. 2015. Understanding Research : A Consumer’s Guide (2nd Edition). New Jersey: Pearson Education.

Coelli, T., Rao, D.S.P., O’Donnell, C.J., Battesse, G.E. 2005. An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis, 2nd Edition. New York: Springer Science & Business Media Inc.

Hanani, N., Asmara, R., dan Hanafi, A.A. 2012. Analisis Usaha dan Kelayakan Agroindustri Minuman Sari Buah Apel. AGRISE 12 (1): 13-24.

Huguenin, J.M. 2012. Data Envelopment Analysis (DEA): A Pedagogical Guide for Decision Makers and Public Sector. Lausanne:IDHEAP

Laksmayani, M, Alam, M.N., dan Effendy. 2015. Analisis Efisiensi Teknis Penggunaan Input Produksi Usahatani Bawang Merah di Desa Guntarano Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. Jurnal Sains dan Teknologi Tadulako Vol 4 No 2:41-51

Lawalata, M., Darwanto, D.H., dan Hartono, S. 2015. Efisiensi Relatif Usahatani BawangMerah di Kabupaten Bantul dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Ilmu Pertanian 18(1): 1-8.

Lubis, R.R.B., Daryanto, A., Tambunan, M., dan Rachman, H.P.S. 2014. Analisis Efisiensi Teknis Produksi Nanas: Studi Kasus di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Jurnal Agro Ekonomi 32 (2) : 91-106.

Mankiw, G.N. 2016. Principles of Microeconomics, 7th Edition. Stamford: Cengage Learning.

Ningsih, I.M., Dwiastuti, R., dan Suhartini. 2015. Determinan Efisiensi Teknis Usahatani Kedelai. Jurnal Managemen & Agribisnis 12(3): 216-225.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.2019. Statistik Pertanian 2019. Jakarta: Pusdatin-Kementan

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.2016. Outlook Komoditas Pertanian Sub Sektor Hortikultura 2016. Jakarta: Pusdatin-Kementan.

Singh, A.S dan Masuku, M.B. 2014. Sampling Techniques & Determination Of Sample Size in Apllied Statistics Research: An Overview. International Journal of Economics, Commerce and Management 2 (11):1-22

Rivanda, D.R., Nahraeni, W., dan Yusdiarti, A., 2015 Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Padi Sawah (Pendekatan Stochastic Frontier) Kasus Petani SI-PTT di Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat. Jurnal AgribiSains 1(1): 1-13.

Sumarni, N., dan Hidayat, M. 2005. Budidaya Bawang Merah. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Ulansari , D.R., dan Pujawan, I.N. 2020. Comparison Analysis of Tajuk's Onion Production Efficiency (Allium Ascalonicum) in Rejoso Sub-District- Nganjuk. IOP Conference Series, Materials Science and Engineering 847


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JEPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174