Peranan Sektor Pertanian terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kampar

Fadhlan Zuhdi

Abstract


Sebagai negara agraris, mayoritas wilayah Indonesia merupakan wilayah pertanian di mana masing-masing wilayah memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga hasil pertaniannya pun berbeda. Kabupaten Kampar sebagai kabupetan dengan luas wilayah terbesar ketiga di Provinsi Riau tentu saja memiliki potensi yang besar dalam sektor pertaniannya. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kampar. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Klassen Typology Method, Location Quotient dan Shift Share Analysis. Hasil analisis dengan Klassen Typology Method menyimpulkan bahwa sektor pertanian Kabupaten Kampar berada pada kuadran I yang berarti sektor pertanian merupakan sektor yang maju dengan pesat. Selain itu, hasil analisis Location Quotient menyatakan bahwa sektor pertanian telah menjadi sektor basis yang berarti bahwa produksi sektor pertanian di Kabupaten Kampar sudah dapat memenuhi kebutuhan masyarakan Kabupaten Kampar dan surplusnya dapat dijual ke wilayah lain. Analisis Shift Share menunjukkan bahwa sektor pertanian Kabupaten Kampar memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan pada sektor yang sama di Provinsi Riau.


Keywords


sektor pertanian; portumbuhan ekonomi; kabupaten kampar

References


Abidin, Z. (2015). Aplikasi Analisis Shift Share pada Transformasi Sektor Pertanian dalam Perekonomian Wilayah di Sulawesi Tenggara. Jurnal Informatika Pertanian, 24(2), 165–178.

Ai, T., & Wardoyo, R. (2015). Fuzzy-Klassen Model for Development Disparities Analysis based on Gross Regional Domestic Product Sector of a Region. International Journal of Computer Applications, 123(7), 17–22. https://doi.org/10.5120/ijca2015905389

Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik Daerah Kabupaten Kampar 2019. In Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2020). PDRB ADHK Menurut Lapangan Usaha. Badan Pusat Statistik Kabupaten Kampar.

Cieślak, I., Pawlewicz, K., & Pawlewicz, A. (2019). Sustainable development in Polish regions: A shift-share analysis. Polish Journal of Environmental Studies, 28(2), 565–575. https://doi.org/10.15244/pjoes/85206

Crawley, A., Beynon, M., & Munday, M. (2013). Making Location Quotients More Relevant as a Policy Aid in Regional Spatial Analysis. Urban Studies, 50(9), 1854–1869. https://doi.org/10.1177/0042098012466601

Fracasso, A., & Marzetti, V. G. (2018). Estimating dynamic localization economies: the inadvertent success of the specialization index and the Location Quotient. Regional Studies, 52(1), 119–132. https://doi.org/10.1080/00343404.2017.1281388

Hidayat, E., & Supriharjo, R. (2014). Identifikasi Sub Sektor Unggulan Kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Teknik Pomits, 3(1), 1–4. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.12962/j23373539.v3i1.5746

Isbah, U., & Iyan, R. Y. (2016). Analisis Peran Sektor Dalam Perekonomian Dan Kesempatan Kerja Pertanian Di Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 7(19), 45–54.

Liu, H., Jia, Y., Niu, C., & Gan, Y. (2019). Spatial Pattern Analysis of Regional Water Use Profile Based on the Gini Coefficient and Location Quotient. Journal of the American Water Resources Association, 55(5), 1349–1366. https://doi.org/10.1111/1752-1688.12790

Morrissey, K. (2016). A Location Quotient approach to producing regional production multipliers for the Irish economy. Papers in Regional Science, 95(3), 491–506. https://doi.org/10.1111/pirs.12143

Putra, F. D., Kifli, F. W., & Ambarsari, A. (2017). Analisis Klassen Typology Sektor Ekonomi Provinsi Riau. Jurnal Masepi, 6(April), 487–492.

R. Jumiyanti, K. (2018). Analisis Location Quotient dalam Penentuan Sektor Basis dan Non Basis di Kabupaten Gorontalo. Gorontalo Development Review, 1(1), 29. https://doi.org/10.32662/golder.v1i1.112

Sari, F. W. A. W., & Herawaty, B. R. (2019). Analisis Peranan Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan pada Perekonomian Kabupaten Deli Serdang. Journal Agroland, 26(3), 198–211.

Sari, S. R. (2018). Kontribusi Sektor Pertanian Dalam Struktur Ekonomi Di Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Jurnal AGRISEP : Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 17(2), 175–186. https://doi.org/10.31186/jagrisep.17.2.175-186

Supriyadi, B., Bahrullah, A., & Djazuli, A. (2016). Analysis of Social Economics District Proliferation in Indonesia. The IAFOR International Conference on the Social Science-Dubai 2016, 1–9.

Xanthos, G., Zopounidis, C., Garefalakis, A., Lemonakis, C., & Passas, I. (2020). Distinguish regional performance with the use of shift-share analysis and MCDA methods: a gross value added perspective. Operational Research, 0123456789. https://doi.org/10.1007/s12351-020-00582-6


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174