Adopsi Teknologi Sapi Potong untuk Pengembangan Agribisnis Peternakan di Kabupaten Limapuluh Kota

Sri Nofianti, Latifa Hanum, Hidayat Raflis, Salvia Salvia

Abstract


Kontribusi sapi potong di Kabupaten Limapuluh Kota terhadap ketersediaan bibit dan daging relatif tinggi. Peternakan sapi di daerah ini umumnya masih dilakukan oleh peternakan rakyat dengan sistem kearifan lokal masing-masing daerah. Keberhasilan peningkatan produksi dan produktivitas sapi potong sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain pakan, pembibitan, dan pemeliharaan ternak. Perbaikan diperlukan melalui pengenalan inovasi teknologi pada faktor-faktor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi teknologi peternakan untuk mendukung agribisnis sapi potong di Kabupaten Limapuluh Kota. Data yang digunakan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei mendalam dan wawancara terhadap responden dari 2 pusat desa di Kecamatan Luhak, yaitu Sungai Kamunyang dan Mungo. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa 78% responden telah mengetahui inovasi teknologi, namun hanya 43% yang telah menerapkannya. Adopsi teknologi peternak mandiri lebih tinggi (63%) dibandingkan adopsi teknologi yang dilakukan oleh petani yang tergabung dalam kelompok (52%). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adopsi teknologi usaha sapi potong adalah faktor keuangan, status usaha, dan waktu kerja.


Keywords


adopsi teknologi, agribisnis, sapi potong

References


Badan Litbang Pertanian. 2005. Laporan Pembangunan Peternakan Tahun 2005 Bahan Rapat Internal Departemen Pertanian. Jakarta.

BPS Kabupaten Lima Puluh Kota, 2019. Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Angka. Bappeda dan BPS. Payakumbuh.

Direktorat Jendral Bina Produksi Peternakan 2005 Pemantapan Program Mendesak Kecukupan Daging. Rapat Kerja Direktorat Jendral BP Peternakan Denpasar. Bali

Efendy, J., & Hutapea, Y. (2010). Analisis adopsi inovasi teknologi pertanian berbasis padi di sumatera selatan dalam perspektif komunikasi. Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 13(83), 119–130.

Green. W. H. 2003. Econometric Analysis . 3 th Edition. Mc Publishing Company Newyork

Hanifah, V. W., & Hendayana, R. (2014). Kinerja Komponen Teknologi Peternakan Penentu Percepatan Adopsi Inovasi Mendukung Psds 2014 Di Jawa Timur Performance Of Technology Component For Cattle As Determinant For Accelerating Innovation Adoption To Support “PSDS 2014 Programme In East Java”. 447–454.

Hendayana, R. (2011). Mempengaruhi Percepatan Adopsi Teknologi Usaha Ternak : Kasus Pada Usaha Ternak Sapi Potong Di Boyolali , Jawa Tengah (Analysis of Socioeconomic Factors Affecting Technology Adoption : Case of Beef Cattle Business in Boyolali, Central Java). Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, 3, 243–249.

Juanda, Bambang. 2009. Ekonometrika Pemodelan dan Pendugaan. IPB Press. Bogor.

Luthfi, A. J., & Azizah, S. (2019). Rakyat Kabupaten Malang Evaluation the Adoption Rate of Concentrate Processing Innovation in Group of Smallholders Beef Cattle Farmers in Malang Regency. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 2(2), 80–88.

Nmadu, J. N., Sallawu, H., Omojeso, B. V, & Technology, E. (2015). Socio-economic factors affecting adoption of innovations by cocoa farmers in ondo state, nigeria. European Journal of Business, Economics and Accauntancy, 3(2), 58–66.

Prasetyo, A. F., & Suryadi, U. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Adopsi InovasiDan Kapabilitas Peternak Pada Kelompok Ternak Kambing Factors Affecting the Innovation Adoption Rate and Livestock Breeders Capability in Goat Farming Group. 17(2), 62–66.

Slovin dan Tuwu. 1993. Pengantar Metodologi Penelitian. UI Press. Jakarta

Sudana, W., & Subagyono, K. (2012). Kajian Faktor-Faktor Penentu Adopsi Inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Melalui Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 15(2), 94–106. https://doi.org/10.21082/jpptp.v15n2.2012.p%p

Utami, K. B., & Riyanto. (2018). Produksi Ternak potong Besar, Pusat Pendidikan Pertanian Balai Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian.

Yusriadi. (2012). Faktor yang Berhubungan dengan Adopsi Peternak Sapi Perah tentang Teknologi Biogas di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan Factor Associated with Adoption of Biogas Technology by Dairy Farmer in Enrekang Regency , Sulawesi Selatan. Jurnal Galung Tropika, September, 46–52


Full Text: PDF

DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.15

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 JEPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN: 2598-8174